9 aliran modifikasi vespa yang ada di Indonesia


 


VespaIndonesia - Memodifikasi vespa tentu sudah menjadi hal yang lumrah bagi pecintanya, sebab memodifikasi vespa merupakan salah-satu bentuk ekspresi dan kecintaan terhadap vespa yang menjadikan ciri kepribadian penunggangnya. Hal ini diperkuat dengan statmen dari vespa aliran mods, yaitu: mods' a way of life. Bagi pecinta vespa yang sudah fanatik, termasuk saya, tentu vespa bukan hanya sekadar kendaraan, melainkan vespa itu adalah karya seni yang diciptakan manusia, yang dinikmati dalam bentuk berkendara. Walaupun terbilang lebai, Tentu hal ini merupakan hal yang tidak bisa dipungkiri lagi. 

Ragam dan jenis aliran vespa banyak dijumpai di Indonesia, seperti vespa ori, vespa retro dan lainnya, berbeda dengan di negara-negara eropa, yang rata-rata hanya mengadopsi 3 aliran saja. Untuk itu, maka kali ini saya akan menginformasikan aliran-aliran modifikasi vespa yang terdapat di Indonesia secara lugas dan singkat. Yuak's kita simak:


Inilah 9 aliran modifikasi vespa yang ada di Indonesia:




1. Original

aliran ini diterapkan bagi mereka yang memang sengaja mempertahankan kondisi original vespa atau membangun kembali vespa mereka dengan spare-part dan accessories original sesuai dengan part number dan serial number part vespa pada zaman vespa itu dibuat. Jadi, bagi para penganut aliran ini pun tak segan-segan merogoh kocek dalam demi memburu part dan accessories untuk mengubah vespa mereka layaknya vespa yang keluar dari dealer pada zamannya. Kebanyakan vespa yang menganut aliran ini adalah antara tahun 1950-an sampai dengan tahun 1970-an. Aliran ini hampir bisaditemui di setiap negara, termasuk Indonesia.


2. Retro klasik:
Bagi kalangan dan penggemar vespa yang suka dengan tampilan dan gaya klasik, mereka banyak mengubah tampilan vespanya dengan mengaplikasikan beberapa part-accessories vespa yang mengacu pada zaman kejayaan vespa pada dekade tahun 1950 sampai dengan tahun 1980-an. aliran ini juga terdapat hampir di setiap negara, termasuk Indonesia.




3. Racing:
Aliran ini muncul di Indonesia sekitar akhir tahun 90-an. Bagi yang senang bermain di torsi dan kecepatan, tentu aliran ini menjadi pilihan yang tak bisa terelakkan, ditambah akhir-akhir ini banyak sekali acara balapan vespa di berbagai sirkuit di pulau Jawa, yang mendukung vespa racing agar tetap eksis. 


4. Custom:
Aliran ini kebanyakan mengubah tampilan vespa mereka secara menyeluruh, bahkan dari mereka ada yang menghilangkan wujud asli vespa, namun masih ada juga yang tetap mempertahankan struktur rangka aslinya. Mereka biasanya melakukan perombakan di beberapa sektor bodi, seperti: konstruksi kaki-kaki dan juga sampai merambah ke mesin. 



5. Chooper:
penganut aliran ini sudah sama sekali menghilangkan bentuk asli vespa dengan mengganti chassis sesuai dengan selera dan mereka mengubah konstruksi kaki, bodi dan part lainnya. Yang tersisa dari vespa hanyalah mesinnya saja. Pengadopsi model ini banyak sekali dijumpai di Indonesia. 



6. Army:
Aliran ini terbesar mayoritasnya ada di Indonesia. Mereka biasanya mengubah tampilan vespa mereka dengan cat hijau dop, coklat gurun, dan menambah kan beberapa accessories perlengakan perang seperti kotak peluru, peluru renteng yang sdh tidak aktif, selongsong peluru, bahkan sampai tabung meriam pun kadang menghiasi vespa mereka. Memang vespa pernah mengeluarkan vespa ACMA (arteleri construction military at accessories) yang digunakan sebagai pengangkut peluru dan beberapa bazooka pada era perang 1950 antara italia dengan jerman.



7. Rosok/ Gembel:
Penganut aliran ini bisa disebut dengan aliran extreme, mereka memodifikasi kendaraannya dengan memanjangkan bodi hingga beberapa meter, terkadang juga masih menggunakan vespa bentuk standaran kumuh yang ditambah dengan kereta pinggir (sespan) dengan warna yang kusam dan suara yang cukup bising di telinga, mereka pun siap bertarung dengan jarak dan waktu bersama vespa mereka menempuh perjalanan yang panjang, namun beberapa tahun ke belakang, aliran ini ada juga yang memodifikasi vespa mereka dengan accessories, seperti: sampah, botol bekas dan panci dan lainnya.


8. Mods:
Inilah aliran yang paling banyak dianut oleh mayoritas penggemar vespa di dunia. Aliran ini berawal dari negeri Britania Raya. Penganut aliran ini mengaplikasikan accessories yang berlebih di vespa mereka, dengan penambahan front-rack, spion dalam jumlah yang banyak, lampu-lampu depan crash-bar dan part aftermarket. Penganut aliran ini juga menambahkan accessories pada tubuh seperti jaket parka, sepatu docmart, dan T-Shirt brand Fred Perry.



9. Mods Revival-80's:
Penganut aliran ini melakukan variasi dan restorasi pada skuternya dengan mengikuti perkembangan Vespa yang sejalan dengan trend di dunia fashion dan musik. Sesuai dengan namanya, aliran modifikasi yang mereka ambil berasal dari tahun 1980-an. dimana saat itu industri dunia otomotif termasuk Aksesories motor vespa mulai booming dengan produk plastik, menggantikan era sebelumnya yang hampir semuanya berbahan besi. Penambahan aksesoris pada tubuh mereka pun sangat timpang dengan aliran tahun 70's, aliran ini banyak menggunakan helm fullface, jaket bomber, sepatu nuansa 80's seperti brand adidas. 

Seperti itulah 9 aliran modifikasi vespa yang bisa saya suguhkan kali, semoga menjadi bahan bacaan informatif, dan menambah wawasan masbro tentang dunia vespa. Terimakasih.

Sumber: Disadur dan diolah dari Komunitas Penggemar Vespa on Facebook.