Cara Mudah mengubah Pengapian Vespa dari Platina ke CDI


VespaIndonesia - Platina merupakan komponen pengapian yang umumnya dipakai kendaraan yang diproduksi pada tahun 80'an ke belakang, seperti: Vespa Super, Vespa VBB, Vespa PX, Vespa PS, Honda Cb, ataupun Honda C70. Model pengapian jenis platina dewasa ini tentu sudah tergolong konvensional, hal ini diperkuat dengan adanya komponen pengapian bertype CDI yang sudah ada sejak awal tahun 90'an. Beberapa kasus yang melatarbelakangi pengubahan pengapian Vespa dari platina ke CDI adalah seringnya vespa tersebut berkendala/ mogok: baik itu vespa 'berebet', platina bergeser, nembak dari lubang knalpot dan lubang karburator, ataupun tiba-tiba mati, di samping itu pun ada yang beralasan  mengganti pengapian platina ke CDI karena mereka ingin meng-upgrade setiap part yang ada di kendaraannya. 
Tentu kejadian Vespa mogok karena umur platina yang sudah tua tidak ingin menimpa pada masbro, bukan, apalagi masbro kurang begitu paham dengan seluk-beluk tentang mesin dan pengapian.
Untuk itu, kali ini saya akan membagi tips-tips bagaimana cara mengubah pengapian Vespa dari Platina ke CDI, yuks simak:

Cara Mengubah Pengapian Vespa dari Platina ke CDI 

1. CDI Rx King/ CDI Suzuki Bravo
Apabila masbro merasa kemahal dengan perangkat pengapian CDI original Vespa yang harganya hampir mencapai 400rb (baru), masbro cukup mengeluarkan uang 100ribu untuk CDI Rx King dan 35ribu untuk CDI Bravo. 


CDI Rx King
CDI Suzuki Bravo
              

2. Membuat Dudukan Fulser
Fungsi fulser dalam pengapian CDI adalah untuk menyetabilkan api yang terpercik dari koil, dalam pengapian model platina, fulser ini sama kedudukannya seperti kondensor. (penggunaan fulser hanya berlaku untuk CDI Rx King) dan Untuk suzuki bravo perangkatan fulser sudah menyatu dengan CDI, jadi masbro tidak perlu repot-repot untuk membuat dudukan fulser.

3. Melilit Ulang Spool/ Kumparan Untuk CDI
Bagi masbro yang ingin mengganti pengapian Platina ke CDI, melilit ulang spool merupakan hal yang wajib dilakukan agar pengapian tersebut bisa nyala dan normal. Kawat yang direkomendasi untuk melilit ulang Spool tersebut adalah kawat yang berdiameter 0,45mm dengan jumlah 1700 sampai 1800 lilitan dan kalau semisal menggunakan kawat berdiameter 0,25mm adalah 2145 lilitan. Semakin banyak lilitan, semakin besar pula hasil tegangan yang dihasilkan, maka sesuaikanlah dengan ukuran kawat dan spool tersebut.  Rata-rata biaya untuk mengganti kumparan/ lilitan spul adalah 30ribu



4. Koil
Sebetulnya mengganti koil bukan hal yang wajib, namun untuk mengantisipasi pengapian agar bisa sepenuhnya stabil, alangkah baiknya dicek kembali kekuatan koil sebelum digunakan untuk penyuport sistem pengapian yang sudah diubah.  


5. Pemasangan 
Jika semua perlengkapan pengapian sudah siap untuk dipasangkan, maka perhatikanlah gambar di bawah ini: lubang dudukan bekas platina diganti peranannya sebagai dudukan fulser.  


 6. Penempatan Posisi Spool Jalan dan Spool Lampu


foto: http://wahyureda.blogspot.co.id/
7. Dioda IN4003
                               
                                              

Guna pemasangan dioda adalah untuk meredam (agar tidak berlebihan) arus listrik yang masuk ke CDI, posisi pasang di kabel masa ke CDI, hati hati posisi jangan terbalik. jika terbalik CDI tidak akan menyala, sebab saat pemasangan dioda masalah yang akan timbul adalah tenaga motor vespa akan drop.


8. Pemasangan kabel CDI

- Hitam kombinasi merah (Input CDI) hubungkan kabel spool jalan/ spool CDI
- Putih kombinasi hijau (input fulser CDI) hubungkan ke kabel spool fulser CDI
- Hitam hubungkan ke masa atau sambungkan pada rangka mesin.
- Orange (Output CDI) sambungkan ke kabel hitam kombinasi putih untuk stop kontak  

Demikianlah cara mengganti pengapian Vespa dari platina ke CDI yang bisa saya informasikan kepada masbro, apabila informasi ini bermanfaat silakan untuk menggunakan dan jangan lupa untuk membagikan informasi ini kepada sobat masbro. Terimakasih.




Sumber: Disadur dan diolah dari: www.wahyureda.blogspot.co.id